Langsung ke konten utama

Life



During 18 years of my life I still can't define what life is? What are we living for? As a parasite. Something useful?

What I know, live is a drama. Where all want to look "wow" but ignore its authenticity. And if you buy a product does not want a fake, always ask for the original. Does not she have a mirror or will I borrow mirror?

Often I see them-they work with their friends WHILE EXAMINATIONS. You know? He is playing a role in the drama of his life. Maybe they do not know yet, that ALL COMPANIES do not really care, want your bad value to be good, that IMPORTANT is your skill. Just SPEAK YOUR VALUES YOU ARE PICKED is good but your skill is low, in this Tanya it does not know.

I know they are not cooperative either. But because of the coercive circumstances and the atmosphere that supports them launch their new role.

And I also say that life is a statement. If you do this and that, then you will get this and that and blah blah blah ...

HELLOOOO !!! You live in a modern day where all the technology is more qualified. Technology has changed our way of life. You have also changed your mindset. You can use your mind to change your life without thinking about statements. Because life without GPS is exciting.

Maybe someone knows what life is like, life can share each other ^^

Read This Article in Bahasa Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kontribusi Mahasiswa Sebagai Iron Stock

Iron stock merupakan salah satu fungsi mahasiswa yang nantinya akan menggantikan para pemimpin bangsa karna selalu ada regenerasi kepemimpinan. Seperti yang sudah kita ketahui pemimpin tidak bisa bertahan selamanya walaupun mereka sudah memeberikan kontribusi terbaik bagi sebuah organisasi, perusahaan ataupun perkumpulan lainnya. Ada suatu masa mereka harus tergantikan dengan yang lebih muda, lebih bersemangat, lebih energik serta yang mempunyai pemikiran lebih luas dan modern, apalagi di dunia yang sekarang ini dipenuhi oleh teknologi-teknologi yang semakin hari semakin berkembang pesat. Tak ayal semua jaringan saat ini memerlukan teknologi yang sangat mumpuni untuk terus ikut dalam upaya peradaban. Bukan hanya pemimpin tapi anggota-anggota dari semua organisasi akan tergantikan, mulai dari presiden sebagai kepala negara, pemerintahan yang mempunyai kontribusi besar untuk negeri, para pendidik yang berkualitas untuk mencerdaskan anak bangsa dari sabang sampai merauke sampai seor...

Sosmed dulu, yang lain entar

Udah jadi kebiasaan manusia-manusia jaman sekarang. Nggak tua, muda, anak-anak semuanya sama. Lagi bosen, yang dilakuin buka sosmed. Lagi nunggu makanan, buka sosmed. Lagi naik kereta, bis atau kendaraan umum lainnya yang dilakuin yaa cek sosmed. Ga peduli ada notif atau nggak, kebanyakan notif dari grup malah ehhh . Ini nyeritain diriku sendiri koq. hehe   Biasany kalo gaada chatan ya paling juga scroll down scroll up status-status ga jelas yang kadang malah buat iri semata. Kenapa yaaa, koq hidupku kayak gini amat? Kenapa aku nggak kayak mereka, bisa jalan kemana kemana. Kenapa mukanya mulus banget, mancung deh. Banyak banget rasa kurang sama diri sendiri kalo udah nyemplung di dunia maya gini. Kadang aku juga sering mikir kenapa nggak mereka cek berita yang ter up to date hari ini. Atau tentang sesuatu yang bermanfaat lainnya seperti belajar bahasa baru. Atau baca novel, buku-buku, toh sekarang kita ga perlu berat-berat bawa buku kemana-mana di jaman yang udah inst...

cause everyone has their own way.

Hello gengs!!! Kamu itu special   banget, ga peduli bagaimanapun kamu berpikir tentang dirimu, kamu itu yaa limited edition. Kamu bisa jadi apapun yang kamu mau. Cuman gimana kita mau berusaha untuk dapetin hal itu. Karena hakikatnya semua manusia itu di ciptakan dengan proporsi yang sama oleh Allah. Cuma gimana kita mau doing max atau enggak sama apa yang kita punya. Kita punya kesibukan masing-masing. Tapi kenapa orang yang sukses bisa melakukan hal lebih dari kita? Yaa.. itu karena nggak mau nyia nyiain waktu luangnya untuk hal yang gaguna. Mereka juga selalu berusaha waktunya untuk sesuatu yang penting menurut mereka. Bagaimanakah dengan kita? Apa yang sudah kita peroleh? Apa merasa dalam hidup belum melakukan apa-apa, berarti sama kayak aku. Seringkali kita merasa bahwa kita gabisa ataupun melihat tugas pun sudah malas, bagaimana akan mengerjakannya? Dan kita melihat orang lain dengan mudahnya menyelesaikan tugas itu. Hmmm… ini bukan masalah kita gabisa ...