Langsung ke konten utama

Mungkin pilihan ini benar



Bangun pagi ini dingin banget, ehlupa kalo nyalain AC di set 20 derajat celcius. Wkwkwk hari ini gatau kenapa pengen banget nulis. Padahal juga gatau mau nulis apaan (: nulisnya ditemnin samaa teh dan lagu dari YouTubenya Hanin yaa......okee aku mau ceritain tentang kenapa aku milih Sistem Informasi – UNAIR aj aya…

Awalnya aku gatau juga kenapa milih jurusan itu. Yang aku tau aku nyari jurusan yang berpeluang besar di masa yang akan mendatang. Yaa salah salah satunya teknik informasi atau system informasi. Sekarang giliran milih universitasnya deh. Awalnya aku pengen di universitas sriwijaya ~ UNSRI (Palembang) soalnya udah banyak alumni aku disana, jadi peluang buat keterima di sana juga besar, ditambah karena si kakak kelas yang aku dulu pernah jadi semacam secret admirer gitulah juga ada disana. Tapi aku mikir lagi, tapi kan si kakak itu ada di tempat berbeda. Karena UNSRI kan punya dua kampus. Nah fakultas yang kupilih enggak se daerah kampusnya.

Hm.. pusing kan. Abis itu aku coba pilih UNAIR, ya udah aku kepoin deh tentang Sistem Informasi – UNAIR sampe aku nemuin juga meteri-materi persemesternya di sini. Wkkwk. Ya udah aku bilang ke orangtua aku,, dan mereka setuju kalo aku ke Surabaya.

Pas akhir bulan Januari sekolahku dapet kiriman form buat D3 di IPB. Tertarikk deh aku, sebenernya ini juga buat jaga-jaga kalo sampe ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, hahaha…

Setelah semua berkas aku selesai, H-2 Pengiriman, bapakku bilang kan,, “emang yakin mau ke IPB? Katanya kemaren pengennya ke UNAIR aja.” Dan entah kenapa pas pengiriman aku gajadi ngirimnya, padahal unag pendaftaran juga udah di kasih sama ibu. Hati ini kayak nggak srek aja gitu, seperti ada yang kurang.

Tibalah hari pengumuman 50% yang keterima SNMPTN. Di sekolah temen-temenku udah pada sibuk gitu nyambungin jaringan buat ngeliat hasil. Akumah sama temen-temenku Sofia, kuntum, serli di belakang kelas ngakak-ngakak cerita, hahaha. Pas dirumah baru deh cek….. dan taraaaa….yeayyy keterima……………………………….di 50% aja sih sbenernya , tapi ya Allah senengnya.. seenggaknya punya kesempatan lebih, hehe (:

Hari itu juga aku langsung finalisasi begitu aja temenku si Sofia. Kami sepakat langsung finalisasi aja biar ga pusing lagi mikirin SNMPTN, tinggal tunggu hasilnya aja. Eh ternyata.. si guru BK ku ngomel-ngomel karena kami nggak konfirmasi ke dianya. Tapi marahnya lewat yang lain sih(karena dia gatau siapa nama yang udah finalisasi), kami juga denger-denger doang. Soalnya di webnya Cuma ada notif 2 orang yang udah finalisasi. Stelah upacara, eh entah kenapa si ibu itu ngasihh pengumuman, yaaaa isinya tentang ada 2 anak yang udah finalisasi tanpa konfirmasi ke dia. Aku sama Sofia mah Cuma liat-liatan terus ketawa ketiwi aja dengernya.hahahahaaa

Toh pas pengumuman aku ma Sofia keterima di jurusan yang kita pilih. Tapi bedanya, aku nerusin, ngumpulin berkas sampai prosedurnya selesai, daftar ulang juga ikutan ospek sampai kuliah juga. tapi dia enggak. Katanya dia slah pilih jurusan. Jadi dia memutuskan untuk ikut SBM tapi hasilnya tidak memuaskan. Terus sekarang di ambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di UAD. Ok. Semangatt ya temen aku yang super awkward.

Komentar

  1. Jadi tambah kangen iihh..
    Ceritanya bikin flashback ke masa masa itu lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengen balik ke masa laluuuuu....
      eh di tunggu 2022nya yaaa

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kontribusi Mahasiswa Sebagai Iron Stock

Iron stock merupakan salah satu fungsi mahasiswa yang nantinya akan menggantikan para pemimpin bangsa karna selalu ada regenerasi kepemimpinan. Seperti yang sudah kita ketahui pemimpin tidak bisa bertahan selamanya walaupun mereka sudah memeberikan kontribusi terbaik bagi sebuah organisasi, perusahaan ataupun perkumpulan lainnya. Ada suatu masa mereka harus tergantikan dengan yang lebih muda, lebih bersemangat, lebih energik serta yang mempunyai pemikiran lebih luas dan modern, apalagi di dunia yang sekarang ini dipenuhi oleh teknologi-teknologi yang semakin hari semakin berkembang pesat. Tak ayal semua jaringan saat ini memerlukan teknologi yang sangat mumpuni untuk terus ikut dalam upaya peradaban. Bukan hanya pemimpin tapi anggota-anggota dari semua organisasi akan tergantikan, mulai dari presiden sebagai kepala negara, pemerintahan yang mempunyai kontribusi besar untuk negeri, para pendidik yang berkualitas untuk mencerdaskan anak bangsa dari sabang sampai merauke sampai seor...

Life

During 18 years of my life I still can't define what life is? What are we living for? As a parasite. Something useful? What I know, live is a drama. Where all want to look "wow" but ignore its authenticity. And if you buy a product does not want a fake, always ask for the original. Does not she have a mirror or will I borrow mirror? Often I see them-they work with their friends WHILE EXAMINATIONS. You know? He is playing a role in the drama of his life. Maybe they do not know yet, that ALL COMPANIES do not really care, want your bad value to be good, that IMPORTANT is your skill. Just SPEAK YOUR VALUES YOU ARE PICKED is good but your skill is low, in this Tanya it does not know. I know they are not cooperative either. But because of the coercive circumstances and the atmosphere that supports them launch their new role. And I also say that life is a statement. If you do this and that, then you will get this and that and blah blah blah ... HELLOOOO !!! You li...

Sosmed dulu, yang lain entar

Udah jadi kebiasaan manusia-manusia jaman sekarang. Nggak tua, muda, anak-anak semuanya sama. Lagi bosen, yang dilakuin buka sosmed. Lagi nunggu makanan, buka sosmed. Lagi naik kereta, bis atau kendaraan umum lainnya yang dilakuin yaa cek sosmed. Ga peduli ada notif atau nggak, kebanyakan notif dari grup malah ehhh . Ini nyeritain diriku sendiri koq. hehe   Biasany kalo gaada chatan ya paling juga scroll down scroll up status-status ga jelas yang kadang malah buat iri semata. Kenapa yaaa, koq hidupku kayak gini amat? Kenapa aku nggak kayak mereka, bisa jalan kemana kemana. Kenapa mukanya mulus banget, mancung deh. Banyak banget rasa kurang sama diri sendiri kalo udah nyemplung di dunia maya gini. Kadang aku juga sering mikir kenapa nggak mereka cek berita yang ter up to date hari ini. Atau tentang sesuatu yang bermanfaat lainnya seperti belajar bahasa baru. Atau baca novel, buku-buku, toh sekarang kita ga perlu berat-berat bawa buku kemana-mana di jaman yang udah inst...